PASAR KARETAN WEHYPE MARKET WALL OF FADES 2017
| http://bit.ly/2B5ZoTY |
Musim ini musim hujan. Hujan kegiatan kreatif juga. Tak heran Jamur pasar berkembang kemana mana. Adalah pasar Karetan di kendal hasil GENPI dan kekuatan media sosial. Desa Segrumung, Meteseh, Boja Kendal. Saya tidak menyangka di hutan seperti ini konsep pasar dan refreshing dijadikan 1 tempat. Bagi saya, konsep seperti ini membuat saya rindu rumah. Saya berasal dari pedesaan dan memang begini suasanya. Permainan bocah juga sama. Ada enggrang, bakiak batok, jitungan dll. Begitu juga dengan jajanan pasar yang digelar.

Tergabung dalam impala space, wehype market digelar di gedung Monod Huis Kawasan kota lama Semarang. Menggabungkan workshop,live music, meetup community, currated goods, dan juga jamming art masih akan tersedia sampai besok tanggal 10 Desember 2017. Berbeda dengan Pasar Karetan, disini tidak menggunakan alat tukar "girik". Nominal rupiah bisa digunakan. tersedia berbagai macam kerajinan dimulai leather goods, denim, sampai art, tersedia.
Dan salah satu pasar yang saya ingin saya datangi di penguhujung tahun ini adalah Wall Of fades. Ini adalah tempat berburu denim dengan kualitas yahud. Eksistensi denim tak bisa ditolak di tengah berbagai macam tren yang sedang naik. Darahku biru juga turut mendukung event yang berisi banyak brand denim lokal ini. WOF diadakan mulai tahunn 2009. Kali ini berlangsung 7-10 Desember 2017 di MVG Parking Area, LG Floor, Lotte Shopping Avenue Kuningan, Jakarta. Tanggal 7 ditujukan untuk tamu undangan. Kurang lebih 70 Brand lokal denim mengikuti bazaar ini. beberapa diantaranya adalah Sage, Elhaus, Mischief, Jackhammer, Voyej, Oldblue dan Hijack. Kali ini WOF mengusung tema In the making of denim.Labels: art jamming, bazaar, budaya, celana jeans, denim, hype, jajan pasar, MARKET, marketing, pasar karetan, rustic, village, wal of fades, wehype market

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home